Burn out adalah istilah psikologi yang digunakan untuk menggambarkan perasaan kegagalan dan kelesuan akibat tuntutan yang terlalu membebankan tenaga dan kemampuan seseorang. Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh Freudenberger pada tahun 1974. Penelitian mengenai topik ini awalnya dilakukan dibidang pendidikan, terutama pada guru yang mengalami penurunan kinerja yang disebabkan oleh burn out.
Stamm, B (2005) dalam ProQUOL Manual menjelaskan burn out dalam perspektif penelitian, yaitu diasosiasikan dengan perasaan tanpa harapan dan kesulitan untuk melakukan pekerjaan atau kesulitan mengerjakan pekerjaan secara efektif. Selanjutnya Stamm menjelaskan bahwa biasanya perasaan negatif itu muncul secara perlahan-lahan. Pekerja akan merasa bahwa usaha yang dilakukan tidak membawa perubahan apapun.
Burn out ini pernah dialami oleh istri saya sehingga hampir setiap hari ia selalu mengeluh tentang pekerjaannya. Bahkan belakangan ingin segera keluar dari tempat bekerjanya setelah berbulan – bulan bahkan bertahun – tahun bekerja. Tentunya bukan tanpa alasan ia ingin keluar dari pekerjaan, karena kalau berpikir mengenai kebutuhan hidup, tentu harus tetap bekerja, sedangkan pekerjaan lain belum tentu langsung didapat. Hal ini terjadi bukan hanya terhadap istri saya. Teman saya juga mengalami hal serupa bahkan berujung pada kondisi fisiknya yang terlihat semkain kurus. Mengapa…….??? Karena setelah berbincang – bincang dengannya ternyata ia juga ingin segera berhenti bekerja, namun karena ia mempunyai hutang terhadap sebuah bank sehingga keinginan untuk berhenti ia pendam. Mungkin setelah lunas semua hutangnya ia akan segera ngacir ( baca= keluar ) dari tempatnya bekerja.
Untuk anda yang mungkin mengalami hal serupa segera ambil cuti untuk menghirup suasana yang lain sehingga kebosanan menjadi jauh dari diri anda. Kalaupun harus segera keluar dari tempat kerja tunggu sampai mendapat pekerjaan yang baru. Karena jangan hanya untuk menyelesaikan masalah ini tetapi menimbulkan masalah baru, yaitu segi finansial yang berkurang dan tanggungan keluarga yang semakin hari semakin tinggi.
Sumber : dari berbagai sumber
Jumat, 13 November 2009
BURN OUT SYNDROME
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)




















0 komentar:
Poskan Komentar
mohon komentarnya untuk kelangsungan blog ini